Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Februari, 2008

setetes embun

Aku harus menjernihkan setetes embun sebelum ia terjatuh dari ujung daun. Sementara dalam diam memandang, stetes embun seperti melamun. Aku mencari akal bagaimana caraku untuk membuatnya tetap berada diujung daun, tetap dengan jernihnya dan dengan lamunannya.
Tiba-tiba setetes embun seperti ingin marah, aku terdiam sementara daun-daun tersenyum, kupu kupu terbang entah kemana, belalang malam satu-satu mulai [...]

Untuk mentranslate bahasa

senin

Semalam aku bermimpi, kita bertemu dan kupegang tanganmu, tapi aneh rasanya seperti baru pertama kali kita berkenalan. Akhirnya ngobrol sebentar, sedikit tersenyum dan seperti biasa, aku memanggilmu “Sayang!”
Terus apakah itu artinya aku rindu kamu?!
Bagaimana denganmu?
Saat aku terbangun pukul 04.45 langsung minum, ambil air wudhlu kemudian sholat subuh, lalu tidur lagi dan kutulis kembali cerita itu.
Tapi sungguh [...]

Untuk mentranslate bahasa

cemara

Cemara tertunduk tapi tak melamun. Wajahnya tak dapat kulukiskan, seperti menyimpan cerita yang ingin diperdengarkan. Semakin dekat kududuk disampingnya. Aku ingin tau kenapa seraut wajah itu seperti begitu menyimpan misteri. Lebih dekat kucoba ikut merasakannya, hanya diam tak berkata-kata. Kuberanikan menyapa, seperti terusik, tapi menetes air matanya. “Apa yang sedang terjadi denganmu sayang?”
Seperti mengigau sepanjang [...]

Untuk mentranslate bahasa

siput kecil

Hari ini ombak begitu indah, burung-burung saling bercumbu, perahu-perahu mulai merapat. Siput kecil bertanya kepadaku.
“Apa yang kau lihat? Kau memandangku!”
“Aku suka senyummu!” siput kecil tersipu malu. Kupegang tangannya, aku segera mencumbunya seperti burung-burung itu.Beberapa detik, aku tau dia sangat menikmatinya.
Oh tidak! Dia melepaskan tangannya dan segera berdiri, berlari, aku ?! aku terdiam, aku kaget. Apa [...]

Untuk mentranslate bahasa